Arus Deras Sungai Sampeanbaru, Polres Bondowoso Kerahkan Puluhan Personel Cari Pria Asal Madura

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONDOWOSO Sahabatkrisna.com  – Arus deras Sungai Sampeanbaru tak menyurutkan upaya pencarian seorang pria asal Madura yang diduga hanyut di aliran sungai tersebut. Hingga hari kedua, puluhan personel Polres Bondowoso bersama tim SAR gabungan terus dikerahkan menyisir Sungai Sampeanbaru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso.

Korban diketahui bernama Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan tim SAR dari Jember dan Banyuwangi, serta relawan.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menyampaikan, tim gabungan melakukan penyisiran mulai dari titik dugaan awal korban hanyut hingga Dam 2. Metode ini dipilih karena derasnya arus sungai yang dinilai cukup berbahaya.

“Pencarian kemarin berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, namun terpaksa dihentikan karena hujan,” ujar AKBP Aryo saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, proses pencarian selanjutnya masih menunggu kedatangan tim Bosamba, yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam membaca karakter arus Sungai Sampeanbaru. Tim tersebut akan bertindak sebagai pemandu atau sweeper sebelum pencarian dilakukan menggunakan perahu.

“Arus sungai sangat deras dan di beberapa titik terdapat kontur batuan yang berbahaya. Karena itu, kami mengutamakan keselamatan personel sebelum melakukan pencarian di badan sungai,” tegasnya.

 

Sementara itu, sejak pagi hari personel Polres Bondowoso dan tim SAR gabungan telah kembali melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dengan berjalan kaki. Namun, upaya tersebut kembali dihentikan sementara akibat cuaca buruk.

AKBP Aryo menegaskan, pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan sinergi antarinstansi serta keselamatan seluruh personel.

“Kami semua bergerak bersama dengan satu tujuan, yakni menemukan korban dan melakukan evakuasi secepat mungkin,” pungkasnya. (Pio)

Penulis : Pio

Editor : Deni

Sumber Berita: Humas

Berita Terkait

ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG
Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan
Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu
Kandang Ayam Ambruk di Wonosari, Satu Pekerja Tewas dan Satu Masih Dicari Lo
Polrestabes Surabaya Amankan Terduga Pengedar Ganja, Satu Pemasok Masuk DPO
Polisi Tegaskan Tak Ada “Tangkap Lepas” Kasus Narkoba Kepung, Penanganan Sesuai SOP
Judi Talun Diduga Hanya Libur 2–3 Hari Saat Ramadan, Warga Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Judi Cap Jiki dan Sambung Ayam di Pakisaji Malang Disorot, Warga Desak Aparat Tak Tutup Mata
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:01 WIB

ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:49 WIB

Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:52 WIB

Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:00 WIB

Kandang Ayam Ambruk di Wonosari, Satu Pekerja Tewas dan Satu Masih Dicari Lo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:51 WIB

Polisi Tegaskan Tak Ada “Tangkap Lepas” Kasus Narkoba Kepung, Penanganan Sesuai SOP

Berita Terbaru