BPJS Kesehatan Apresiasi Pemkab Bojonegoro atas Capaian Universal Health Coverage

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro resmi mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) sebagai wujud terpenuhinya akses jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan.

 

BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dinilai menjadi faktor utama dalam mewujudkan cakupan kepesertaan kesehatan secara menyeluruh.

 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menyampaikan bahwa keberhasilan meraih predikat UHC merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

 

“Predikat Universal Health Coverage di Bojonegoro menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan kesehatan yang merata dan tanpa hambatan biaya bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Program JKN merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan memberikan jaminan kesehatan komprehensif bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

 

Manfaat JKN mencakup berbagai layanan kesehatan perseorangan, mulai dari pelayanan promotif dan preventif, pelayanan kuratif atau pengobatan, hingga rehabilitatif atau pemulihan kesehatan, termasuk penyediaan obat-obatan serta bahan medis yang diperlukan.

 

Dalam pelaksanaannya, Program JKN menerapkan sistem rujukan berjenjang. Peserta JKN terlebih dahulu mendapatkan layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, klinik, atau dokter praktik perorangan sesuai fasilitas kesehatan tempat peserta terdaftar.

 

Apabila diperlukan penanganan lanjutan, dokter FKTP akan memberikan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit melalui sistem rujukan yang telah terintegrasi secara digital.

 

Namun, dalam kondisi kegawatdaruratan medis, peserta JKN dapat langsung memperoleh pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit terdekat tanpa harus melalui rujukan FKTP.

 

BPJS Kesehatan juga terus mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini memudahkan peserta dalam mengakses berbagai layanan administrasi, seperti pengecekan status kepesertaan, perubahan fasilitas kesehatan, hingga pemantauan rujukan secara mandiri.

 

Melalui penyelenggaraan Program JKN yang berkesinambungan, BPJS Kesehatan berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bojonegoro sekaligus memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

 

 

 

Penulis : Pio

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Bojonegoro

Berita Terkait

ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG
Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan
Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu
Kandang Ayam Ambruk di Wonosari, Satu Pekerja Tewas dan Satu Masih Dicari Lo
Polrestabes Surabaya Amankan Terduga Pengedar Ganja, Satu Pemasok Masuk DPO
Polisi Tegaskan Tak Ada “Tangkap Lepas” Kasus Narkoba Kepung, Penanganan Sesuai SOP
Judi Talun Diduga Hanya Libur 2–3 Hari Saat Ramadan, Warga Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Judi Cap Jiki dan Sambung Ayam di Pakisaji Malang Disorot, Warga Desak Aparat Tak Tutup Mata
Berita ini 3 kali dibaca
Capaian Universal Health Coverage menjadi indikator penting keberhasilan daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Dengan dukungan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Bojonegoro semakin meningkat dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya.

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:01 WIB

ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:49 WIB

Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:52 WIB

Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:00 WIB

Kandang Ayam Ambruk di Wonosari, Satu Pekerja Tewas dan Satu Masih Dicari Lo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:51 WIB

Polisi Tegaskan Tak Ada “Tangkap Lepas” Kasus Narkoba Kepung, Penanganan Sesuai SOP

Berita Terbaru