JAKARTA Sahabatkrisna.com – Ketua Dewan Pers menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal keadilan sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Ia menyoroti fenomena yang kian marak di masyarakat, yakni munculnya anggapan bahwa suatu persoalan baru mendapat perhatian ketika viral di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi sorotan publik terhadap kasus tragis bunuh diri seorang siswa sekolah dasar yang diduga tidak mampu membeli perlengkapan sekolah. Peristiwa itu memantik empati luas masyarakat sekaligus membuka kembali diskusi mengenai persoalan kemiskinan struktural di Indonesia.
Menurutnya, fenomena “No Viral, No Justice” menjadi sinyal kuat bahwa masih banyak persoalan sosial yang belum tersuarakan secara optimal sebelum mendapatkan perhatian luas publik.
Ia menilai, media memiliki tanggung jawab strategis untuk tidak hanya mengikuti arus viralitas, tetapi juga proaktif mengangkat berbagai persoalan masyarakat yang sering luput dari perhatian.
“Media harus tetap menjadi pilar yang menyuarakan kepentingan rakyat, terutama kelompok rentan yang kerap tidak memiliki ruang untuk bersuara,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa jurnalisme memiliki fungsi lebih dari sekadar menyampaikan informasi. Media diharapkan mampu menjadi jembatan antara realitas sosial masyarakat dengan pengambil kebijakan, sehingga berbagai persoalan dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Dalam pandangannya, kasus yang mencuat ke ruang publik tersebut menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun insan pers.
Ia mengajak seluruh media untuk menjaga profesionalitas, memperkuat solidaritas antar insan pers, serta terus mengedepankan jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik.
“Media harus kompak dalam menyuarakan nasib rakyat. Pers memiliki kekuatan untuk membuka mata publik sekaligus mendorong lahirnya solusi,” tegasnya.
Dewan Pers berharap, momentum refleksi ini dapat memperkuat komitmen media untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.(Red)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Langsiran akun tiktok Garuda Satu







