Firman Soebagyo: Banjir Bukan Takdir, Saatnya Tata Lingkungan Lebih Tegasi

Senin, 2 Februari 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar lebih serius menata kebijakan lingkungan, terutama dalam pengelolaan dan penggunaan lahan. Ia menegaskan, praktik pembangunan yang melanggar tata ruang harus dihentikan dan penegakan hukum terhadap perusakan lingkungan perlu diperkuat.

 

Firman menilai, banjir yang terus berulang di berbagai daerah Indonesia sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai peristiwa musiman. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari lemahnya tata kelola lingkungan dan kebijakan pembangunan yang belum sepenuhnya berpihak pada keberlanjutan.

 

“Banjir bukan semata-mata takdir alam. Ini soal kebijakan, penegakan aturan, dan kesadaran kita bersama. Kalau semua pihak mau bergerak, risikonya bisa ditekan,” ujar Firman di Jakarta, Minggu.

 

Ia menyoroti maraknya penebangan hutan serta pembangunan di kawasan resapan air yang menyebabkan meningkatnya limpasan air saat hujan. Situasi tersebut, kata dia, semakin diperparah dengan belum meratanya pembangunan infrastruktur pengendalian banjir yang memadai.

 

Selain itu, Firman juga menyinggung pengaruh perubahan iklim global yang membuat intensitas dan frekuensi hujan semakin tinggi. Namun ia menegaskan, dampak perubahan iklim akan jauh lebih berbahaya apabila bertemu dengan kerusakan lingkungan di dalam negeri, seperti deforestasi dan alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

 

Dalam jangka panjang, Firman mendorong agar program reboisasi dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) benar-benar dijadikan prioritas nasional dan dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan sekadar formalitas.

 

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, mulai dari tanggul, sistem drainase, hingga normalisasi sungai, yang dirancang secara matang dan diawasi dengan ketat agar tepat sasaran.

 

Firman berharap, dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga lingkungan dapat berjalan lebih konsisten. Dengan begitu, risiko banjir dapat ditekan dan keberlanjutan lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

 

 

 

Penulis : Pio

Editor : Redaksi

Sumber Berita: DPR RI

Berita Terkait

Kegiatan FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Kediri Diadakan Kembali, Adu Bakat Ser
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Siapkan Pembelajaran Dalam Bulan Suci Romadhon
SKANDAL PRIORITAS ANGGARAN TULUNGAGUNG: RATUSAN JUTA UNTUK RUSA, RAKYAT DIPAKSA BERJUANG SENDIRI UNTUK HIDUP!
Bojonegoro Percantik Perbatasan, Lampu Ikonik Jembatan TBT Hadirkan Rasa Aman dan Harapan Baru
Pemkab Tuban Serahkan 42 Truk Operasional, Perkuat Peran Koperasi Desa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal
ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG
Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan
Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu
Berita ini 6 kali dibaca
Pernyataan tersebut menjadi pengingat pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Penataan tata ruang yang konsisten, perlindungan kawasan resapan air, serta pengawasan pembangunan dinilai menjadi langkah krusial untuk meminimalkan risiko banjir dan dampak bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:44 WIB

Kegiatan FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Kediri Diadakan Kembali, Adu Bakat Ser

Jumat, 3 April 2026 - 16:01 WIB

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Siapkan Pembelajaran Dalam Bulan Suci Romadhon

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:29 WIB

SKANDAL PRIORITAS ANGGARAN TULUNGAGUNG: RATUSAN JUTA UNTUK RUSA, RAKYAT DIPAKSA BERJUANG SENDIRI UNTUK HIDUP!

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:52 WIB

Bojonegoro Percantik Perbatasan, Lampu Ikonik Jembatan TBT Hadirkan Rasa Aman dan Harapan Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:26 WIB

Pemkab Tuban Serahkan 42 Truk Operasional, Perkuat Peran Koperasi Desa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru