MALANG, – Nama besar Malang sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata unggulan kini terancam tercoreng. Dugaan praktik perjudian yang berlangsung secara terbuka di sejumlah wilayah Kabupaten Malang memicu keresahan masyarakat dan menjadi sorotan serius.
Berdasarkan hasil penelusuran tim media, aktivitas perjudian diduga terjadi di beberapa titik, di antaranya:
Krajan Wonokerto, Kecamatan Bantur
Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo
Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji
Wilayah Pal, Kecamatan Turen
Bernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan
Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare
Aktivitas tersebut disebut-sebut berlangsung cukup terang-terangan dan bukan merupakan hal baru. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait lemahnya pengawasan serta penegakan hukum di wilayah tersebut.
Seorang tokoh masyarakat setempat mengaku prihatin dan menyayangkan kondisi ini. Ia menilai, keberadaan perjudian yang dibiarkan terbuka tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga merusak citra Malang yang selama ini dikenal sebagai daerah edukatif dan ramah wisata.
> “Ini sangat memprihatinkan. Malang dikenal sebagai kota pendidikan dan tujuan wisata, tapi kalau perjudian dibiarkan seperti ini, jelas mencoreng nama baik daerah. Harus ada tindakan tegas dari aparat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa praktik perjudian berpotensi memicu dampak sosial yang lebih luas, mulai dari konflik warga hingga meningkatnya kriminalitas.
Sementara itu, tim media juga telah melayangkan konfirmasi resmi kepada aparat penegak hukum untuk meminta kejelasan terkait dugaan tersebut. Dalam konfirmasi tersebut, sejumlah pertanyaan krusial disampaikan, di antaranya:
Apakah pihak kepolisian telah mengetahui adanya aktivitas perjudian tersebut?
Jika sudah mengetahui, mengapa praktik tersebut masih berlangsung?
Langkah konkret apa yang telah dan akan dilakukan untuk penindakan?
Apakah terdapat kendala sehingga terkesan terjadi pembiaran?
Dalam keterangannya, tim media menegaskan bahwa isu ini telah menjadi perhatian publik dan membutuhkan respons tegas sebagai bentuk transparansi serta komitmen penegakan hukum.
Apabila tidak ada tanggapan dalam waktu dekat, hasil temuan di lapangan akan tetap dipublikasikan sebagai bagian dari kontrol sosial dan kepentingan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.
Masyarakat berharap aparat tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata. Penegakan hukum yang tegas dinilai menjadi kunci untuk menjaga marwah Malang sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata yang aman, bersih, dan berintegritas.
Penulis : Arif kunanda
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Investigasi lapangan







