Ketua Dewan Pers Soroti Fenomena “No Viral, No Justice”, Dorong Media Tetap Jadi Suara Rakyat

Senin, 9 Februari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA Sahabatkrisna.com – Ketua Dewan Pers menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal keadilan sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Ia menyoroti fenomena yang kian marak di masyarakat, yakni munculnya anggapan bahwa suatu persoalan baru mendapat perhatian ketika viral di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi sorotan publik terhadap kasus tragis bunuh diri seorang siswa sekolah dasar yang diduga tidak mampu membeli perlengkapan sekolah. Peristiwa itu memantik empati luas masyarakat sekaligus membuka kembali diskusi mengenai persoalan kemiskinan struktural di Indonesia.

Menurutnya, fenomena “No Viral, No Justice” menjadi sinyal kuat bahwa masih banyak persoalan sosial yang belum tersuarakan secara optimal sebelum mendapatkan perhatian luas publik.

Ia menilai, media memiliki tanggung jawab strategis untuk tidak hanya mengikuti arus viralitas, tetapi juga proaktif mengangkat berbagai persoalan masyarakat yang sering luput dari perhatian.

“Media harus tetap menjadi pilar yang menyuarakan kepentingan rakyat, terutama kelompok rentan yang kerap tidak memiliki ruang untuk bersuara,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa jurnalisme memiliki fungsi lebih dari sekadar menyampaikan informasi. Media diharapkan mampu menjadi jembatan antara realitas sosial masyarakat dengan pengambil kebijakan, sehingga berbagai persoalan dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Dalam pandangannya, kasus yang mencuat ke ruang publik tersebut menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun insan pers.

Ia mengajak seluruh media untuk menjaga profesionalitas, memperkuat solidaritas antar insan pers, serta terus mengedepankan jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik.

“Media harus kompak dalam menyuarakan nasib rakyat. Pers memiliki kekuatan untuk membuka mata publik sekaligus mendorong lahirnya solusi,” tegasnya.

Dewan Pers berharap, momentum refleksi ini dapat memperkuat komitmen media untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.(Red)

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Langsiran akun tiktok Garuda Satu

Berita Terkait

Kegiatan FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Kediri Diadakan Kembali, Adu Bakat Ser
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Siapkan Pembelajaran Dalam Bulan Suci Romadhon
Bojonegoro Percantik Perbatasan, Lampu Ikonik Jembatan TBT Hadirkan Rasa Aman dan Harapan Baru
Pemkab Tuban Serahkan 42 Truk Operasional, Perkuat Peran Koperasi Desa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal
ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG
Karaoke Diduga Tetap Buka Saat Ramadhan, Kafe Pazia Bojonegoro Jadi Sorotan
Polres Gresik Tegaskan Komitmen Perang Narkoba, Residivis AS Ditangkap dengan 24 Paket Sabu
Kandang Ayam Ambruk di Wonosari, Satu Pekerja Tewas dan Satu Masih Dicari Lo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:44 WIB

Kegiatan FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Kediri Diadakan Kembali, Adu Bakat Ser

Jumat, 3 April 2026 - 16:01 WIB

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Siapkan Pembelajaran Dalam Bulan Suci Romadhon

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:52 WIB

Bojonegoro Percantik Perbatasan, Lampu Ikonik Jembatan TBT Hadirkan Rasa Aman dan Harapan Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:26 WIB

Pemkab Tuban Serahkan 42 Truk Operasional, Perkuat Peran Koperasi Desa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal

Senin, 2 Maret 2026 - 16:01 WIB

ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG

Berita Terbaru